Selamat berjumpa kembali!! Kali ini kita akan membahas tentang fakta dari benua antartika. Ok, langsung saja.
1. Asal Nama Antartika
Ternyata, asal nama benua Antartika berasal dari Bahasa Yunani, yaitu ἀνταρκτικός "antarktikos", lawan kata arktik atau anti-arktik.
2. Kepemilikan Antartika
Sampai
saat ini, ada tujuh negara yang mengklaim kepemilikan antartika, yaitu
Argentina, Australia, Britania raya, Chili, Norwegia, Perancis, &
Selandia baru. Dan masing-masing dari negara itu, hanya mengklaim wlayah
tertentu di Antartika, bukan satu benuanya! Namun, ada juga Antarctic
Treaty System mengatur hubungan antara negara-negara yang mengklaim
kedaulatan benua ini yang harus netral secara politik. Sampai
saat ini, sebanyak 49 negara telah menandatangani perjanjian tersebut
yang memberikan hak menggunakan daerah ini untuk tujuan penelitian
ilmiah.
3. Tidak Ada Beruang Kutub di Antartika
Beruang Kutub
atau beruang es, termasuk beruang paling karnivora di antara keluarga
beruang lainnya. Beruang kutub tidak hidup di Antartika, dan mereka
hanya tinggal di bagian artik atau sekitaran kutub utara. Hewan ini
adalah hewan asli daerah Kanada, Alaska, dan berbagai negara bagian bumi
utara lainnya. Terlalu dingin bagi beruang kutub untuk bisa hidup di
Antartika.
4. Terdapat Wilayah Bebas Es
Dari 14.000.000 km² wilayah Antartika, seluas 280.000 km² bebas es, & 13.720.000 km² lainnya tertutup es.
5. Ada Nomer Telepon di Antartika
Ternyata
ada kode telepon internasional untuk Antarktika, yaitu +672. Antarktika
sudah memiliki jasa layanan telepon nirkabel. Di Pangkalan Marambio milik Argentina terdapat sebuah menara selular yang menggunakan teknologi AMPS dan di Pulau Raja George terdapat sebuah menara GSM Entel Chili. Selain kedua itu, komunikasi terbatas pada koneksi satelit.
6. Terdapat Sungai di Antartika
Salah satunya
adalah sungai Onyx. Sungai ini merupakan aliran air lelehan yang
mengalir menuju Danau Vanda melalui Lembah Wright. Sungai Onyx adalah
salah satu situs dunia yang banyak dipelajari oleh United States
Antarctic Program dari National Science Foundation. Karena iklim yang
ekstrim, sungai ini hanya mengalir selama dua bulan di musim panas
Antartika. Panjang sungai 40 km, sementara ikan tidak dapat hidup di
sungai Onyx. Meskipun begitu, sungai ini mendukung kehidupan mikroskopis
dan ganggang yang hidup di dalamnya.
7. Orang Pertama Yang Lahir di Antartika
Banyak yang menganggap bahwa manusia pertama yang dilahirkan di Antarktika adalah Solveig Gunbjörg Jacobsen, tepatnya di Grytviken, pulau Georgia Selatan pada tanggal 8 Oktober 1913. Namun dikarenakan pulau ini tidak dianggap sebagai bagian dari benua Antarktika, maka Emilio Marcos Palma (lahir 7 Januari 1978) sampai sekarang adalah orang pertama yang lahir di benua Antarktika. Ia adalah seorang warganegara Argentina. Lalu pada tahun 1986 dan 1987 di stasiun Chili lahir pula seorang anak lelaki dan perempuan.
8. Penemu dan Orang Pertama Yang Sampai
Meski keberadaan benua Antarktika sudah diduga sejak lama, namun benua ini baru ditemukan pada tahun 1820. Siapa yang menemukannya pertama kali tidaklah jelas sebab ada tiga orang dari tiga negara yang mengklaimnya yaitu: Fabian von Bellingshausen dari Rusia, Edward Bransfield dari Britania Raya dan Nathaniel Palmer dari Amerika Serikat.Pada tahun 1911, Roald Amundsen dari Norwegia adalah orang pertama yang mencapai kutub selatan. Tidak lama kemudian ia disusul oleh Robert Falcon Scott dari Britania Raya.
9. Tempat Paling Kering di Bumi
Fakta yang
paling menarik tentang Antartika adalah pertentangan antara iklim kering
dan jumlah air (70% dari air segar di Bumi). Benua Antartika merupakan
tempat paling kering di planet ini. Bahkan gurun terpanas di dunia
memiliki jumlah curah hujan lebih banyak dari pada lembah kering di
sebuah daerah di Antartika. Seluruh daerah di kutub selatan hanya
menerima curah hujan 10 cm (3,9 inci) per tahun.
10. Tidak Memiliki zona waktu
Antartika adalah benua tanpa zona waktu. Para ilmuwan yang tinggal di Antartika biasanya menggunakan zona waktu negara asalnya.
11.Bongkahan Es Terbesar di Antartika
Iceberg
B-15 adalah salah satu gunung es terbesar di dunia. Ukurannya sekitar
panjang 295 km dan lebar 37 km (183-23 mil), dengan luas permukaan
11.000 km persegi (4250 mil persegi), ukurannya lebih besar dari pulau
Jamaika. Massa bongkahan es tersebut diperkirakan sekitar tiga miliar
ton. Setelah hampir satu dekade, bagian daro B-15 masih belum mencair.
12. Blood Waterfall Atau Air Terjun Berdarah
Hal
ini terjadi di sebuah Gletser di Antartika tepatnya di lembahMc Murdo
wilayah kutub selatan. Pertama kali ditemukan oleh seorang geolog pada
tahun 1911 dan mereka menemui hal aneh yang mereka kira adalah warna
merah yang mengalir merupakan warna yang berasal dari ganggang merah.
Namun ternyata perkiraan tersebut salah. Kira-kira 2 juta tahun yang lalu Gletser
Taylor terkurung dibawah aliran air yang mengandung kumpulan mikroba
kuno, dan mereka terisolasi disana dibawah lapisan es yang sangat tebal
secara alami, berkembang secara independen. Mikroba ini hidup tanpa
cahaya, panas dan oksigen, dan disana mereka terperangkap pada suatu
kondisi salinitas yang sangat tinggi dan kaya akan zat besi sehingga
memberikan warna yang merah sama dengan zat besi dalam darah. Para Ilmuwan memperkirakan cairan seperti darah ini berasal dari mikroba kuno yang terperangkap di dalam celah es.
13. Penduduk
Tidak
ada habitat manusia yang hidup di Antartika. Satu satunya orang yang
tinggal di sana untuk waktu yang cukup lama merupakan bagian dari
komunitas ilmiah yang sedang melakukan penelitian. Pada musim panas,
terdapat 5000 ilmuwan yang tinggal sementara di Antartika. Namun, selama
musim dingin, berkurang menjadi 1000 ilmuwan yang menetap untuk tetap
bekerja.
14. Suhu Terdingin Dan Terpanas
Suhu terendah
yang pernah terekam di Antartika adalah -90 °C yang tercatat di Stasiun
Vostok pada tanggal 21 Juli 1983. Di sisi lain, suhu terpanas yang
pernah tercatat adalah 15 °C yang direkam pada 5 Januari 1974 di Stasiun
Vanda. Tetapi, suhu rata-rata tahunan yang tercatat di pedalaman
Antartika adalah -57 °C.
15. Tanaman Yang Sedikit di Antartika
Dengan lapisan
es, kondisi beku, kualitas tanah yang buruk, dan tidak adanya sinar
matahari, hampir tidak ada tanaman hidup di Antartika. Namun, Antartika
adalah rumah bagi lebih dari 100 spesies lumut, sekitar 25 spesies
liverworts, dan 2 spesies tanaman berbunga, yang semuanya tumbuh pada
musim panas dan menghilang saat musim dingin.
16. Tidak Terdapat Reptil di Antartika
Antartika adalah benua satu-satunya dimana tidak terdapat reptil yang ditemukan. Namun, spesies
hewan yang ditemukan hidup di Antartika lainnya diantaranya adalah
Penguin Raja, Penguin Kaisar, ikan paus biru, anjing laut, serta
beberapa spesies serangga.
17. Cadangan Air Yang Sangat Besar
Sangat
sedikit salju jatuh pada interior benua. Namun, karena benua tersebut
sangat dingin, salju tidak jatuh dan tidak mencair. Seiring berjalannya
waktu salju hanya beberapa inci per tahun dan perlahan terakumulasi
menjadi topi es besar.Topi
es Antartika mengandung sekitar 70% dari planet air tawar dan sekitar
90% dari es. Jadi bagaimana kalau Antartika mencair? Ane pun tidak tau.









Sangat bermanfaat :)
BalasHapus